Banten

Viral Video Pria Bawa Celurit Mengamuk di Jalan Sudirman Jaksel: Acungkan Celurit Tantang Warga yang Lewat, Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa

Abdurahman | 5 September 2026, 17:23 WIB
Viral Video Pria Bawa Celurit Mengamuk di Jalan Sudirman Jaksel: Acungkan Celurit Tantang Warga yang Lewat, Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa
Viralnya insiden seorang pria yang dilaporkan bawa senjata tajam tiba-tiba mengamuk ke warga di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. (Instagram.com/@jakartapusat.info)

AKURAT BANTEN– Video seorang pria yang mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) berupa celurit di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut tampak mengacungkan celurit dan menantang sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi. Aksi tersebut sontak membuat suasana di kawasan tersebut mencekam.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Sabtu (5/9/2026) dini hari, tepatnya di sekitar jembatan dekat Gedung Sampoerna, Jalan Jenderal Sudirman, Jaksel.

Video kejadian tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memancing beragam komentar warganet. Salah satu unggahan yang membagikan rekaman itu menyebut pria tersebut sempat membuat warga ketakutan karena membawa celurit.

Baca Juga: Bukan Cuma Cantik! Inul Daratista Bongkar Kriteria Menantu Idaman, Ada Syarat yang Bikin Netizen Heboh

Pria Acungkan Celurit, Tantang Warga yang Lewat

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan jaket berwarna putih berada di sekitar kawasan jembatan.

Pria tersebut tampak menggenggam sebilah celurit menggunakan tangan kirinya. Ia kemudian terlihat mengacungkan senjata tajam tersebut sembari menghadapi orang-orang yang berada di sekitarnya.

Sejumlah warga tampak berusaha mencegah pria tersebut agar tidak semakin bertindak agresif.

Situasi menjadi tegang lantaran pria itu masih membawa celurit. Warga pun terlihat berhati-hati ketika mencoba mendekat.

Narasi yang menyertai video awalnya menyebut pria tersebut sebagai terduga pelaku begal yang bersembunyi di balik jembatan dekat Gedung Sampoerna.

Namun, informasi mengenai dugaan begal tersebut belakangan mendapat klarifikasi dari kepolisian.

Bukan soal siapa yang paling berani menghadapi celurit, tetapi bagaimana situasi mencekam itu akhirnya dapat dikendalikan tanpa membiarkan amukan massa berubah menjadi tragedi baru.

Baca Juga: Real Madrid Tumbang, Mourinho Tetap Puji Carlos Espi: Arda Guler Jadi Sorotan

Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa

Ketegangan di lokasi kemudian meningkat. Pria yang sebelumnya terlihat menantang warga akhirnya berhasil diamankan.

Dalam video lainnya yang beredar, sejumlah orang tampak berada di sekitar pria tersebut. Petugas kemudian mengambil alih situasi untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.

Narasi yang beredar di media sosial menyebut pria tersebut sempat menjadi sasaran amukan massa.

Sebelumnya, pria itu disebut membuat warga merinding lantaran terlihat membawa celurit dan menantang orang-orang yang berada di kawasan tersebut.

Setelah petugas berhasil mengamankan pria tersebut, situasi kemudian dapat dikendalikan.

Video aksi tersebut pun semakin ramai dibicarakan karena muncul dugaan bahwa pria itu merupakan pelaku begal.

Baca Juga: Bukan Kebetulan! Virgil van Dijk Bongkar Alasan Liverpool Pertahankan Cody Gakpo, Kini Jadi Pembeda di Lini Depan

Polisi: Bukan Begal, Melainkan Orang Mengamuk

Di tengah viralnya video tersebut, polisi memberikan penjelasan mengenai kejadian sebenarnya.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto membenarkan adanya peristiwa seorang pria yang mengamuk di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Namun, Riyanto meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Ia mengatakan pria tersebut bukan pelaku begal.

“Bukan begal, infonya sih orang mengamuk,” kata Riyanto, Sabtu (5/9/2026).

Pernyataan tersebut menjadi penting karena narasi mengenai dugaan begal sebelumnya telah menyebar bersamaan dengan video aksi pria tersebut.

Dengan demikian, penyebutan pria itu sebagai pelaku begal belum dapat dipastikan dan tidak seharusnya dianggap sebagai fakta.

Baca Juga: Geger! Dentuman Misterius Terdengar dari Banten hingga Bandung, PVMBG Ungkap Dugaan Mengejutkan

Dibawa ke Polda Metro Jaya

Setelah diamankan, pria tersebut kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Riyanto menjelaskan, pria tersebut dibawa ke bagian Kriminal Umum (Krimum) Polda Metro Jaya setelah diamankan oleh anggota Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

“Langsung dibawa ke Krimum Polda (Metro Jaya). Soalnya anggota Lantas Polda yang amankan,” ujarnya.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui identitas pria tersebut sekaligus mendalami penyebab dirinya mengamuk sambil membawa celurit di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Baca Juga: Pasar Rumah Tapak Menggeliat, Sinar Mas Land Bidik Cileungsi lewat Ruby at The Ridge

Video Viral, Polisi Masih Dalami Peristiwa

Viralnya rekaman kejadian membuat insiden tersebut dengan cepat menjadi perhatian publik.

Potongan video yang memperlihatkan pria membawa celurit dan menghadapi warga menjadi bagian yang paling banyak diperbincangkan. Apalagi, pada awal penyebarannya muncul narasi yang mengaitkan pria tersebut dengan aksi pembegalan.

Namun, keterangan awal dari kepolisian menunjukkan fakta berbeda. Polisi menyatakan pria tersebut bukan begal, melainkan diduga merupakan orang yang mengamuk.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan narasi yang beredar di media sosial.

Yang jelas, aksi pria membawa celurit di tengah kawasan Sudirman tersebut sempat menciptakan kepanikan. Beruntung, pria itu akhirnya berhasil diamankan dan situasi dapat dikendalikan.

Kini, pemeriksaan kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara lebih jelas apa yang melatarbelakangi aksi pria tersebut hingga mengamuk dan menantang warga menggunakan senjata tajam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman